Joko Anwar

Joko Anwar adalah salah satu sineas paling berpengaruh di perfilman Indonesia saat ini. Ia dikenal sebagai sutradara, penulis skenario, sekaligus produser yang konsisten menghadirkan karya berkualitas tinggi, baik dari sisi artistik maupun komersial. Film-filmnya tak hanya disukai penonton dalam negeri, tetapi juga mendapat apresiasi di berbagai festival film internasional.

Joko Anwar menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan Teknik Penerbangan, bidang yang tampak jauh dari dunia film. Namun, ketertarikannya terhadap sinema membawa ia berpindah haluan, menapaki karier yang kelak menjadikannya salah satu sosok paling visioner di industri perfilman Indonesia.

Sebelum terjun langsung ke produksi film, Joko sempat bekerja sebagai wartawan dan kritikus film. Pengalaman ini membentuk cara pandangnya terhadap film sebagai medium ekspresi, kritik sosial, sekaligus refleksi budaya.

Karier filmnya dimulai dari penulisan skenario, sebelum akhirnya debut sebagai sutradara lewat film Janji Joni (2005). Setelah itu, ia mengeksplorasi genre yang lebih gelap dan kompleks melalui Dead Time: Kala (2007) dan Pintu Terlarang (2009), dua film yang memperlihatkan ciri khasnya dalam menggabungkan misteri, noir, dan unsur psikologis.

Tahun 2015 menjadi salah satu tonggak penting lewat A Copy of My Mind, film yang meraih penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia dan mendapat pengakuan internasional.

Kesuksesan berlanjut lewat karya-karya besar seperti Pengabdi Setan (2017) dan sekuelnya Pengabdi Setan 2: Communion (2022), yang keduanya mencetak rekor penonton dan mengokohkan posisinya sebagai sutradara horor papan atas Asia.

Terbaru, ia kembali menantang batas genre lewat Pengepungan di Bukit Duri (2025), film bernuansa distopia yang memadukan elemen aksi, sosial, dan thriller.

Daftar Film dan Series